TOSOMART
Beli aneka produk di Tosomart secara online sekarang dari Toko Official Store Tosomart dengan aman & mudah dari Jakarta Pusat. Nikmati juga fitur Cicilan 0% & Bebas Ongkir sehingga kamu bisa belanja online dengan nyaman & hemat. Beli aneka produk terbaru dengan kualitas terbaik & original dari genggaman tangan kamu. Cek terus website Tosomart untuk mendapatkan informasi update Produk Terbaru secara online! Pastikan kamu beli Produk dari Tosomart di website resminya untuk mendapatkan kualitas produk terbaik!

Beberapa fakta unik tentang kopi


13 Juli 2020

Berikut ini beberapa fakta unik tentang kopi yang jarang orang banyak tau ;

  1. Biji kopi merupakan biji yang paling banyak diperdagangkan di dunia

Konsumsi kopi rata-rata adalah sekitar sepertiga dari air keran di Amerika Utara dan Eropa. Di seluruh dunia 6,7 juta metrik ton kopi diproduksi setiap tahun pada tahun 1998-2000, dan prediksinya adalah kenaikan menjadi tujuh juta metrik ton per tahun pada tahun 2010.

 

Brasil tetap menjadi negara pengekspor kopi yang terbesar, namun Vietnam meningkatkan tiga kali lipat ekspornya antara tahun 1995 dan 1999 dan menjadi produsen utama biji robusta. Indonesia adalah pengekspor kopi ketiga terbesar secara keseluruhan dan produsen terbesar kopi arabika yang telah dicuci. Kopi Honduras organik adalah komoditas yang berkembang pesat karena iklim dan tanah Honduras yang subur.

 

Pada tahun 2013, The Seattle Times melaporkan bahwa harga kopi global turun lebih dari 50 persen dari tahun ke tahun. Di Thailand, biji kopi gading hitam diberikan ke gajah untuk dimakan yang enzim pencernaannya mengurangi rasa pahit dari biji yang dikumpulkan dari kotoran. Biji-biji kopi ini dijual sampai $1100 per kilogram, menjadi kopi termahal di dunia sekitar tiga kali lebih mahal dari biji yang dipanen dari kotoran musang kelapa Asia.

 

Di Indonesia, menurut Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) pada 2014 kebutuhan kopi di Indonesia diperkirakan mencapai 260.000 kilogram. Naik menjadi 280.000 kilogram pada 2015, dan pada tahun 2016 diperkirakan kebutuhan kopi dalam negeri mencapai 300.000 kilogram. Begitu pula konsumsi kopi per kapita. Pada 2014 angkanya adalah 1,03 kilogram per kapita per tahun, kemudian naik menjadi 1,09 kilogram pada 2015. Menurut lembaga riset pasar Euromonitor, kedai kopi specialty dan kafe waralaba di Indonesia bertumbuh cepat sejak lima tahun terakhir. Kini jumlahnya di Indonesia sekitar 1.083 kedai. Sebagian besar ada di Jakarta. Lebih lanjut menurut Euromonitor, pertumbuhan penjualan kopi untuk konsumsi pribadi mencapai pertumbuhan 7 persen setahun. Nilai perdagangannya diperkirakan bisa mencapai Rp11,9 triliun pada 2020.

sumber : https://id.wikipedia.org

  1. Minum es kopi ternyata lebih menyehatkan daripada kopi panas     

Seorang profesor epidemiologi dan gizi di Harvard T.H Chan School of Public Health, Frank Hu, MD. PhD., mengatakan bahwa suhu pembuatan kopi tidak berpengaruh terhadap kandungan nutrisi kopi. Kalau soal rasa tentunya, ini semua tergantung pada selera masing-masing individu.

Baik secangkir kopi hitam panas maupun segelas es kopi bisa dibilang sama-sama hampir nol kalori dan tak memiliki nilai gizi berarti. Secangkir kopi hitam dan kopi dingin tanpa gula sama-sama tidak mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan makronutrien penting lainnya, seperti kalsium dan serat. Nilai gizi dari kedua versi minuman ini baru akan berubah ketika ditambahkan perasa atau pemanis.

Meski efek kafein dalam kopi dingin bisa dibilang lebih tinggi daripada kopi hangat, rasa es kopi tidak seasam kopi tubruk hangat. Rata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 — pada skala pH, semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut. Pasalnya, air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih “jinak”.

Ini berarti kopi dingin bisa menjadi pilihan yang lebih aman untuk memuaskan keinginan ngopi bagi orang-orang yang sensitif terhadap kafein atau punya masalah pencernaan, seperti maag atau refluks asam lambung, jelas Joan Salge Blake, RD, associate associate klinis di Boston University dan penulis Nutrition & You, dilansir dari Health.

sumber : https://hellosehat.com

  1. Kopi di negara Amerika serikat

Kopi adalah minuman favorit di berbagai belahan dunia. Di Amerika Serikat (AS), salah satu negara pecinta kopi, dilaporkan lebih dari 50 persen penduduknya minum kopi setiap hari, selama 18 tahun terakhir.

Tak kurang dari 30 juta orang dewasa di AS minum kopi, termasuk diantaranya mocha, latte, espresso, café mocha, cappuccino, dan kopi yang disuguhkan secara konvensional.

Penjualan kopi di AS dilaporkan meningkat sebesar 20 persen per tahun dan menyumbang hampir 8 persen dari US$ 18 miliar, atau sekitar Rp 216 triliun (kurs Rp 12.000 per US$) pasar kopi di Negeri Paman Sam tersebut.

Statistik menunjukkan, penikmat kopi di AS rata-rata mengonsumsi 3,1 cangkir kopi per hari. Itu artinya sekitar 90 juta cangkir kopi diminum di AS setiap harinya.

Kecintaan masyarakat pada kopi membuat kedai kopi menjamur. Saat ini tercatat sekitar 24.000 warung kopi di seluruh negeri.

Sumber : https://www.beritasatu.com

Terimakasih kami sampaikan kepada para pembaca sekalian

Semoga bisa menambah pengetahuan bagi para pecinta kopi



Baca juga
  » 25 Juli 2020
Dari Gunung Malabar, Kopi Indonesia Mendunia
Dari pegunungan Malabar, Pengalengan, Jawa Barat dengan ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut, kopi asal Indonesia mendunia. Kopi Pengalengan yang terkenal dengan sebutan Java Preanger diakui secara internasional sebagai specialty coffee atau kopi arabika dengan kualitas tinggi. Pada ajang Specialty Coffee Association of America Expo, tiga tahun lalu, empat penghargaan kopi spesial berasal dari Pengalengan. Salah satu yang mendapat penghargaan adalah Malabar Honey, hasil produksi perkebunan Slamet Prayoga. Selamat membaca >>